
Galaksi Bima Sakti (Milky Way)
Milky Way terdengar indah di telinga kita....... Dalam bahasa kita galaksi ini disebut dengan Bima Sakti. Bima dalam tokoh pewayangan Jawa adalah seorang lelaki berkulit gelap yang sakti mandra guna. Istilah ini muncul karena galaksi ini diibaratkan sebagai bayangan gelap yang dilingkupi aura yang membuatnya cemerlang. Sementara Milky Way dalam istilah barat berarti pita kabut bercahaya putih yang membentang pada bola langit. Terdapat 200-400 Milyar bintang di dalamnya, termasuk tata surya kita dengan Matahari sebagai pusatnya. Begitu agungnya galaksi kita ini dengan diameter sebesar 100.000 tahun cahaya. Cahaya merambat dengan kecepatan 299.792.458 meter per detik dalam ruang hampa udara. Maka 1 tahun cahaya = 9.460.730.472.580.800 kilometer (5.878.625.373.184 mil). Bisa kamu bayangkan berapa jauhnya?
Dengan perhitungan cepat rambat cahaya ini, maka semua cahaya yang dapat kita lihat di angkasa (ruang hampa) adalah cahaya yang telah lama berlalu.. Contoh Matahari berjarak 8,3 menit cahaya dari Bumi, maka cahaya yang terlihat dari Matahari saat ini yang dapat kita lihat adalah cahaya yang dikeluarkan oleh matahari 8,3 menit yang lalu. Adapun bintang yang terdekat dengan Bumi adalah Proxima Centauri dengan jarak 4,22 tahun cahaya. Itu berarti cahaya dari Proxima Centauri yang kita lihat pada saat ini adalah cahaya bintang tersebut pada 4,22 tahun yang lalu. Lalu bagaimana dengan bintang-bintang lain yang tak akan pernah dapat habis dihitung oleh manusia? Apakah bintang yang bisa kita lihat sekarang benar-benar masih bercahaya? Ataukah sudah berjuta tahun yang lalu telah redup ditelan gelap namun masih bisa kita lihat cahayanya karena jauhnya jarak yang ditempuh cahaya untuk merambat?
Serem? Sama.... Aku juga merinding tau hal ini, tapi ini kan cuma perhitungan manusia saja. Belum tentu benar adanya, yang tau cuma Tuhan Penguasa Alam Semesta...
Yang pasti galaksi kita walau hanya sebesar titik dalam dunia jagad raya, namun keindahannya tak pernah bisa dilampiaskan dalam kata-kata... Subhanallah......................................
Milky Way terdengar indah di telinga kita....... Dalam bahasa kita galaksi ini disebut dengan Bima Sakti. Bima dalam tokoh pewayangan Jawa adalah seorang lelaki berkulit gelap yang sakti mandra guna. Istilah ini muncul karena galaksi ini diibaratkan sebagai bayangan gelap yang dilingkupi aura yang membuatnya cemerlang. Sementara Milky Way dalam istilah barat berarti pita kabut bercahaya putih yang membentang pada bola langit. Terdapat 200-400 Milyar bintang di dalamnya, termasuk tata surya kita dengan Matahari sebagai pusatnya. Begitu agungnya galaksi kita ini dengan diameter sebesar 100.000 tahun cahaya. Cahaya merambat dengan kecepatan 299.792.458 meter per detik dalam ruang hampa udara. Maka 1 tahun cahaya = 9.460.730.472.580.800 kilometer (5.878.625.373.184 mil). Bisa kamu bayangkan berapa jauhnya?
Dengan perhitungan cepat rambat cahaya ini, maka semua cahaya yang dapat kita lihat di angkasa (ruang hampa) adalah cahaya yang telah lama berlalu.. Contoh Matahari berjarak 8,3 menit cahaya dari Bumi, maka cahaya yang terlihat dari Matahari saat ini yang dapat kita lihat adalah cahaya yang dikeluarkan oleh matahari 8,3 menit yang lalu. Adapun bintang yang terdekat dengan Bumi adalah Proxima Centauri dengan jarak 4,22 tahun cahaya. Itu berarti cahaya dari Proxima Centauri yang kita lihat pada saat ini adalah cahaya bintang tersebut pada 4,22 tahun yang lalu. Lalu bagaimana dengan bintang-bintang lain yang tak akan pernah dapat habis dihitung oleh manusia? Apakah bintang yang bisa kita lihat sekarang benar-benar masih bercahaya? Ataukah sudah berjuta tahun yang lalu telah redup ditelan gelap namun masih bisa kita lihat cahayanya karena jauhnya jarak yang ditempuh cahaya untuk merambat?
Serem? Sama.... Aku juga merinding tau hal ini, tapi ini kan cuma perhitungan manusia saja. Belum tentu benar adanya, yang tau cuma Tuhan Penguasa Alam Semesta...
Yang pasti galaksi kita walau hanya sebesar titik dalam dunia jagad raya, namun keindahannya tak pernah bisa dilampiaskan dalam kata-kata... Subhanallah......................................